<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Langitindah's Weblog</title>
	<atom:link href="http://langitindah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://langitindah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 17 Apr 2008 06:44:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='langitindah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Langitindah's Weblog</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://langitindah.wordpress.com/osd.xml" title="Langitindah&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://langitindah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aku Ingin Anak Lelakiku Menirumu</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com/2008/04/17/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/</link>
		<comments>http://langitindah.wordpress.com/2008/04/17/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2008 06:44:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitindah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Soup Al mawaqif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitindah.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Neno Warisman &#8211; &#8216;Izinkan Aku Bertutur&#8217; Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: &#8220;Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!&#8221; Suamiku menjawab: &#8220;Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.&#8221; Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa. Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=7&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Oleh : Neno Warisman &#8211; &#8216;Izinkan Aku Bertutur&#8217;</p>
<p>Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: &#8220;Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!&#8221; Suamiku menjawab: &#8220;Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku.&#8221; Aku mengangguk.<br />
Suamiku kembali bekerja seperti biasa.</p>
<p>Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatam kan Al Quran di rumah Lalu kubilang pada suamiku: &#8220;Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah.&#8221; Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata: &#8220;Oh ya. Ide bagus itu.&#8221;</p>
<p>Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat! Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia dengan kehadirannya.</p>
<p>Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya. </span><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Pelajaran<br />
matematika sederhana sangat mudah dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di bidang Matematika.</p>
<p>Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia kelelahan.</p>
<p>Badan Ahmad terhempas ditolak papanya, wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka hatinya di hari ulang tahunnya kelima. Sejak hari itu, Ahmad jadi pendiam. Murung ke sekolah, menyendiri di rumah. </span><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Ia tak lagi suka bertanya, dan ia menjadi amat mudah marah.</p>
<p>Aku coba mendekati suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh urusan seremeh itu, katanya.</p>
<p>Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu. Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil tertawa-tawa lucu: &#8220;Subhanallah! </span><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Kulitnya gelap, Mas, persis seperti kulitmu!&#8221;</p>
<p>Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia tersinggung dan merasa malu. &#8220;Salahmu. Kamu yang ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!&#8221;</p>
<p>Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang pedih di hatiku. Ada yang mencemaskan aku. Cucuku pulang ke rumah, bulan berlalu.</p>
<p>Kami, nenek dan kakeknya, datang bertamu. Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia. Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah sambil berteriak menghentak, &#8220;Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers anak ini!&#8221; Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu.</p>
<p>Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana. Ahmad, papa bayi ini, segera membersihkan dirinya di kamar mandi.</p>
<p>Aku, wanita tua, ruang dan waktu kurajut dalam pedih duka seorang istri dan seorang ibu. Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini. Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku menyimpannya.</p>
<p>Aku rebut koran di tangan suamiku dan kukatakan padanya: &#8220;Dulu kau hempaskan Ahmad di lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak ia merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau perbaiki, kau bilang kau sibuk sekali. Kau dengar? Kau dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing dengan anaknya sendiri!&#8221;</p>
<p><strong>Allahumma Shali ala Muhammad. Allahumma Shalli alaihi wassalaam.</strong></p>
<p><em>Aku ingin anakku menirumu, wahai Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu, engkau bermain berkejaran dengan mereka Engkau bahkan menengok seorang anak yang burung peliharaannya mati. Dan engkau pula yang berkata ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu,<strong> &#8220;Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?&#8221;</strong></em></p>
<p>Aku memandang suamiku yang terpaku. Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang tajam. Kupandangi keduanya, berlinangan air mata. Aku tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah, bukankah begitu?</p>
<p>Lalu kuambil tangan suamiku, meski kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun tak merasakan sentuhan tangan seorang ayah yang didamba.</p>
<p>Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan di hadapan mereka berdua, <strong>&#8220;Lakukanlah ini, permintaan seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu mewariskan apa-apa: kecuali Cinta. Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan menurunkan keturunan demi keturunan. Lakukanlah, untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita! Juga di permukaan dunia. Tak akan pernah ada perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa kasih dan sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan seperti yang kalian pahami. </strong></span><strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Kegagahan tanpa perasaan.</span></strong><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;"></p>
<p>Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka. Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku di tempatnya. Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai. Aku serahkan bayi Ahmad ke pelukan suamiku. Aku bilang: &#8220;Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang.&#8221;<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:13pt;font-family:Arial;color:#194898;">Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali. Menggendong bersama, bergantian menggantikan popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi sambil tertawa-tawa berdua, membuka kisah-kisah lama mereka yang penuh kabut rahasia,<br />
dan menemukan betapa sesungguhnya di antara keduanya Allah menitipkan perasaan saling membutuhkan yang tak pernah terungkapkan dengan kata, atau sentuhan.</p>
<p>Kini tawa mereka memenuhi rongga dadaku yang sesak oleh bahagia, syukur pada-Mu Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika semua jalan tampak buntu. Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku.</p>
<p>Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di tangan-Mu. Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku ingin sekali berkata: Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu!</p>
<p>Amin, alhamdulillah</p>
<p>nyontek dari postingan temen</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/langitindah.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/langitindah.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langitindah.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langitindah.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=7&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitindah.wordpress.com/2008/04/17/aku-ingin-anak-lelakiku-menirumu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7820946a11e41f817d7bb1b8dddebf0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">langitindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Judi Sms Menggila</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/judi-sms-menggila/</link>
		<comments>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/judi-sms-menggila/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 03:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitindah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Melawan Dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/judi-sms-menggila/</guid>
		<description><![CDATA[Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya INDONESIAN IDOL, KDI, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium. Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum &#8212; setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=6&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiap stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes-kontesan. Tengok saja misalnya INDONESIAN IDOL, KDI, dsb. Sejatinya, tujuan dari acara ini bukan mencari bibit penyanyi terbaik. Acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah SMS premium.</p>
<p>Bisnis ini sangat menggiurkan, lagi pula aman dari jeratan hukum &#8212; setidaknya sampai saat ini. Mari kita hitung. Satu kali kirim SMS biayanya &#8211;anggaplah- &#8211; Rp 2000. Uang dua ribu rupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center Satelindo, Telkomsel, dsb. Sisanya yang 40% untuk &#8220;bandar&#8221; (penyelenggara) SMS. Siapa saja bisa jadi bandar, asal punya modal untuk sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini &#8220;bandar&#8221; mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah ? rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai &#8220;biaya promosi&#8221;! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya agar jagoannya tidak tersisih, dan &#8220;siapa tahu&#8221; mendapat hadiah.<br />
Kata&#8221;siapa tahu&#8221; adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsahandphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya : Kuis SMS adalah 100%judi.</p>
<p>Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Lebih parah daripada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi, hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!</p>
<p>Parah bgt ya..</p>
<p>Need your comment</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/langitindah.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/langitindah.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langitindah.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langitindah.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=6&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/judi-sms-menggila/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7820946a11e41f817d7bb1b8dddebf0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">langitindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ADA APA DENGAN PERNIKAHAN</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/ada-apa-dengan-pernikahan/</link>
		<comments>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/ada-apa-dengan-pernikahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 03:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitindah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Soup Al mawaqif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/ada-apa-dengan-pernikahan/</guid>
		<description><![CDATA[Benarkah menikah didasari oleh kecocokan? Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng.. Kalau sama-sama suka sop buntut berarti masa depan cerah&#8230;(That simple?&#8230;.. &#8230;) Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan, menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=5&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Benarkah menikah didasari oleh kecocokan?<br />
Kalau dua-duanya doyan musik, berarti ada gejala bisa langgeng..<br />
Kalau sama-sama suka sop buntut<br />
berarti masa depan cerah&#8230;(That simple?&#8230;.. &#8230;)</p>
<p>Berbeda dengan sepasang sandal yang hanya punya aspek kiri dan kanan,<br />
menikah adalah persatuan dua manusia, pria dan wanita. Dari anatomi<br />
saja sudah tidak sebangun, apalagi urusan jiwa dan hatinya.<br />
Kecocokan, minat dan latar belakang keluarga bukan jaminan segalanya<br />
akan<br />
lancar.. Lalu apa?</p>
<p>MENIKAH adalah proses pendewasaan. Dan untuk memasukinya diperlukan<br />
pelaku<br />
yang kuat dan berani.<br />
Berani menghadapi masalah yang akan terjadi dan punya kekuatan untuk<br />
menemukan jalan keluarnya.<br />
Kedengarannya sih indah, tapi kenyataannya?<br />
Harus ada &#8216;Komunikasi Dua Arah&#8217;, &#8216;Ada kerelaan mendengar kritik&#8217;, &#8216;Ada<br />
keikhlasan meminta maaf&#8217;, &#8216;Ada ketulusan melupakan kesalahan,dan<br />
Keberanian untuk mengemukakan pendapat&#8217;.</p>
<p>Sekali lagi MENIKAH bukanlah upacara yang diramaikan gending cinta,<br />
bukan rancangan gaun pengantin ala cinderella, apalagi rangkaian mobil<br />
undangan yang memacetkan jalan.</p>
<p>MENIKAH adalah berani memutuskan untuk berlabuh,<br />
ketika ribuan kapal pesiar yang gemerlap memanggil-manggil</p>
<p>MENIKAH adalah proses penggabungan dua orang berkepala batu dalam<br />
satu ruangan dimana kemesraan, ciuman, dan pelukan yang<br />
berkepanjangan hanyalah bunga.</p>
<p>Masalahnya bukanlah menikah dengan anak siapa, yang hartanya berapa,<br />
bukanlah rangkaian bunga mawar yang jumlahnya ratusan, bukanlah<br />
perencanaan berbulan-bulan yang akhirnya membuat keluarga saling<br />
tersinggung, apalagi kegemaran minum kopi yang sama&#8230;</p>
<p>MENIKAH adalah proses pengenalan diri sendiri maupun pasangan anda.</p>
<p>Tanpa mengenali diri sendiri, bagaimana anda bisa memahami<br />
oranglain&#8230; ??<br />
Tanpa bisa memperhatikan diri sendiri, bagaimana anda bisa<br />
memperhatikan<br />
pasangan hidup&#8230;??</p>
<p>MENIKAH sangat membutuhkan keberanian tingkat tinggi, toleransi<br />
sedalam samudra,serta jiwa besar untuk &#8216;Menerima&#8217; dan &#8216;Memaafkan&#8217;. (ei)</p>
<p>Tapi ada satu yang bisa kita sepakati bersama tentang<br />
cinta. Bahwa cinta, akan membawa sesuatu menjadi lebih<br />
baik, membawa kita untuk berbuat lebih sempurna.</p>
<p>Mengajarkan pada kita betapa, besar kekuatan yang<br />
dihasilkannya. Cinta membuat dunia yang penat dan<br />
bising ini terasa indah, paling tidak bisa kita<br />
nikmati dengan cinta. Cinta mengajarkan pada kita,<br />
bagaimana caranya harus berlaku jujur dan berkorban,<br />
berjuang dan menerima, memberi dan mempertahankan.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/langitindah.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/langitindah.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langitindah.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langitindah.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=5&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitindah.wordpress.com/2008/03/17/ada-apa-dengan-pernikahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7820946a11e41f817d7bb1b8dddebf0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">langitindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AlWaY&#8217;S RiGHt There</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/26/always-right-there/</link>
		<comments>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/26/always-right-there/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 14:55:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitindah</dc:creator>
				<category><![CDATA[OffiCe ThiNG'S]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitindah.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Malem semua, hari ini kerjaan banyak bgT. Ditambah customer dtg, wuih..tambah kelabakan..tapi alhmadulillah hari ini terlalui dgn baik.. Doain aku y temen2, semoga ttp kuat dgn load kerja kayak gini.. StILL The SaME WitH YesterDAY<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=4&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malem semua, hari ini kerjaan banyak bgT. Ditambah customer dtg, wuih..tambah kelabakan..tapi alhmadulillah hari ini terlalui dgn baik..</p>
<p>Doain aku y temen2, semoga ttp kuat dgn load kerja kayak gini..</p>
<p>StILL The SaME WitH YesterDAY</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/langitindah.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/langitindah.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langitindah.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langitindah.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=4&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/26/always-right-there/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7820946a11e41f817d7bb1b8dddebf0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">langitindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buanyak BGT</title>
		<link>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/25/buanyak-bgt/</link>
		<comments>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/25/buanyak-bgt/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Feb 2008 13:52:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>langitindah</dc:creator>
				<category><![CDATA[OffiCe ThiNG'S]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langitindah.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Hm..udah hampir jam sembilan&#8230;tapi tetep stay tune di depan komputer&#8230; Pgn pulaaaaaaaaaaaang trus Ngrasain bantalku yg empuk.. Enough for today<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=3&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hm..udah hampir jam sembilan&#8230;tapi tetep stay tune di depan komputer&#8230;</p>
<p>Pgn pulaaaaaaaaaaaang trus Ngrasain bantalku yg empuk..</p>
<p>Enough for today</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/langitindah.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/langitindah.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langitindah.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langitindah.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langitindah.wordpress.com&amp;blog=2975889&amp;post=3&amp;subd=langitindah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langitindah.wordpress.com/2008/02/25/buanyak-bgt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7820946a11e41f817d7bb1b8dddebf0f?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">langitindah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
